Free Image Hosting

dailyvideo

Kampanye Anti-Korupsi Membawa ke Jalan di Jakarta

Indonesian anti-corruption demonstrators rally outside the Corruption Eradication Commission (KPK) headquarters in Jakarta, 2010 to mark the World Anti-Corruption Day, 09 Dec 2010
Bahasa Indonesia demonstran anti-korupsi reli di luar kantor pusat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, 2010 untuk menandai Dunia Hari Anti Korupsi, 9 Desember 2010
Anti-korupsi aktivis berkumpul di Jakarta untuk menandai internasional anti-korupsi hari dan menuntut diakhirinya korupsi endemik yang menempatkan Indonesia ke bawah pada global Persepsi Korupsi Transparency International Indeks.
Musik mengisi udara di luar Indonesia Komisi Pemberantasan Korupsi, menambah suasana seperti karnaval. Kamis dimulai dengan parade pengunjuk rasa dan seorang aktor berpakaian sebagai pejabat pajak nakal melemparkan gumpalan keluar uang palsu kepada orang banyak.
Kemudian, meskipun, ternyata kekerasan, seperti polisi bentrok dengan pengunjuk rasa berkumpul untuk menarik perhatian pada korupsi yang meluas, yang mereka katakan merupakan salah satu masalah yang paling mendesak di Indonesia.
Meskipun perubahan untuk membuatnya lebih mudah untuk melakukan bisnis dan membayar pajak, Indonesia masih berada jauh di bawah India dan Cina pada peringkat transparansi global.
Bahkan komisi bertugas membasmi korupsi telah dikelilingi oleh skandal sejak tahun lalu, ketika dua komisaris perusahaan telah dibebankan dengan suap atas tuduhan apa aktivis panggilan dibuat-buat.
Anies Baswedan, dekan Universitas Paramadina, mengatakan korupsi ada karena kebutuhan, keserakahan dan sistem politik yang memberikan penghargaan perilaku buruk. Dan itu menghambat penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.
"Untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia, menghasilkan perkembangan yang akan menguntungkan orang-orang membutuhkan transparansi, tata pemerintahan yang baik, untuk memastikan bahwa mereka yang membutuhkan program pembangunan benar-benar mendapatkannya," kata Baswedan.
Indonesia diikat dengan lima negara lain untuk 110 tempat di terbaru Persepsi Korupsi Transparency International Indeks. Denmark peringkat tertinggi, dan Somalia masuk terakhir di antara 178 negara yang disurvei.
Di tempat lain di Asia, Singapura, Hong Kong dan Jepang semua peringkat dalam 20 besar, sedangkan Burma dan Afghanistan terikat untuk 176 tempat di bagian bawah.
Korupsi menciptakan ketidakpastian, Baswedan mengatakan, sejak usaha bisnis dan proyek-proyek pembangunan seringkali diberikan untuk kepentingan vested. Meskipun masalah ini, Indonesia telah membuat kemajuan dalam memerangi korupsi dalam 12 tahun sejak otokratis Presiden Suharto mengundurkan diri.
Perbankan reformasi telah dikreditkan dengan membantu Indonesia untuk mengatasi krisis keuangan global. Negara ini telah melihat masuknya modal asing selama setahun terakhir.
Baswedan mengatakan dukungan politik dan publik bagi upaya anti-korupsi telah meningkat secara dramatis, dan ia pindah kredit Indonesia untuk demokrasi untuk meningkatkan ruang bagi debat publik.
"Di negara di mana media sangat dikontrol, praktek korupsi di sana, tapi itu tidak diterjemahkan ke dalam wacana publik seperti itu di Indonesia dengan bantuan media," tambah Baswedan. "Dan saya pikir yang membantu bagi kita untuk melihat bahwa ada cahaya di akhir masalah ini,"
Transparency International mengatakan politisi yang berjuang demi kepentingan mereka sendiri di atas kepentingan negara pose salah satu tantangan terbesar untuk memerangi korupsi. Organisasi yang advokasi untuk transparansi lagi mengatakan terhubung secara politik individu masih menghindari penyelidikan.
Baswedan mengatakan solusinya terletak pada pendidikan yang lebih baik.Universitas Paramadina mengharuskan mahasiswa untuk mengikuti kursus pada korupsi, di mana mereka melakukan laporan investigasi dalam masalah ini. Harapannya adalah bahwa siswa dapat belajar untuk melawan korupsi ketika mereka memasuki pasar kerja.

Posted by nomore on 1:51 PM. Filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 comments for Kampanye Anti-Korupsi Membawa ke Jalan di Jakarta

Leave comment

Recent Entries

/* Youtube

Recent Comments

Photo Gallery